Perplexity berdonasi ke Northwestern Medill untuk meneliti AI dan jurnalisme
Sumbangan $250K kami ke Northwestern Medill mendukung riset terkini mengenai peran AI dalam jurnalisme, menjelajahi cara teknologi kami meningkatkan pelaporan, pemeriksaan fakta, dan konsumsi berita di era digital.

Jurnalisme telah melalui berbagai kemajuan teknologi, dari kemunculan surat kabar dan radio hingga bangkitnya saluran alternatif seperti media sosial dan siniar. Perubahan besar yang paling baru adalah diperkenalkannya kecerdasan buatan serta dampaknya, tidak hanya pada cara kita bekerja, tetapi juga pada cara kita mengonsumsi informasi. Seiring dengan semakin canggih dan meresapnya teknologi ini, bagaimana kita memastikan bahwa penerbit berita tetap berkembang di tengah perubahan ekosistem Internet kita?
Kami dengan senang hati mengumumkan bahwa Perplexity memberikan sumbangan sebesar $250 ribu untuk mendukung Medill School of Journalism, Media, Integrated Marketing Communications di Universitas Northwestern guna memperkuat penelitiannya mengenai topik-topik penting ini. Dipimpin oleh Profesor Medill dan Pemegang Kursi Knight dalam Strategi Media Digital, Jeremy Gilbert, Knight Lab telah melakukan eksperimen terkait cara AI dapat mendukung pekerjaan para jurnalis, serta bagaimana teknologi ini akan mengubah industri berita secara lebih luas.
Penelitian ini akan terus mengeksplorasi bagaimana AI dapat memperkuat alur kerja jurnalisme dengan cara yang mendorong transparansi dan keakuratan, serta kapabilitas AI tambahan yang dapat kita kembangkan untuk mendukung pelaporan. Rencana Lab ini akan mengeksplorasi cara AI generatif dapat mendukung pembuatan alat untuk jurnalisme serta berbagai cara baru AI generatif dalam meningkatkan pengalaman konsumen berita terhadap media. Selain sumbangan ini, Medill akan menerima data, wawasan, serta akses ke karyawan Perplexity dan mitra penerbit seperti The Texas Tribune untuk memperkaya penelitian Lab tersebut.
“AI generatif sedang membentuk kembali lanskap jurnalisme,” ujar Gilbert. “AI mengubah lanskap ini dengan kecepatan tinggi, dan Medill berkomitmen untuk memahami bagaimana industri ini perlu beradaptasi serta bagaimana kita dapat menggunakan teknologi ini secara bertanggung jawab. Sumbangan dari Perplexity menyediakan sumber daya yang sangat penting untuk meneliti AI dan media.”
CEO Perplexity Aravind Srinivas menyatakan: “AI dapat menjadi alat yang ampuh untuk penelitian, pemeriksaan fakta, dan peningkatan aksesibilitas pelaporan utama, tetapi kita perlu beroperasi dengan kerangka kerja yang memprioritaskan kualitas dan keandalan. Saya mengagumi penelitian yang telah dilakukan Medill sejauh ini mengenai topik-topik ini dan mengapresiasi komitmennya untuk terus mengeksplorasi bagaimana perusahaan AI dapat bekerja sama dengan penerbit berita guna mendorong ekosistem Internet yang berkembang.”
Sumbangan ini menyusul peluncuran Program Penerbit oleh Perplexity baru-baru ini, yang akan menyediakan pembagian pendapatan dan manfaat teknologi lainnya bagi para penerbit. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang penelitian ini atau cara Perplexity bekerja sama dengan penerbit, hubungi publishers@perplexity.ai.